
Seseorang di ciptakan selalu memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada juga yang di karunia kemampuan merasa lebih yang lainnya kurang. Pendapatnya selalu benar yang lain salah, bahkan ketika nyata2 telah terbukti bahwasannya alasannya salah mereka tetap menganggap dirinya paling benar.
Merasa benar adalah fitrah manusia, buktinya jika engkau bertanya kepada orang yang mengatakan “Jangan merasa benar sendiri.”, “Apakah anda merasa benar dengan perkataan tersebut?” Tentu ia berkata, “Ya.” Dia sendiri merasa benar sendiri dengan pendapat tersebut lalu ia melarang orang lain merasa benar sendiri, jelas ini kontradiktif yang fatal.
Bagaimana mungkin kita bisa belajar jika kita merasa bahwa kita sudah benar ?
Orang yang sudah merasa benar dan cukup, dia tidak perlu belajar. Orang yang merasa benar tapi ‘mengesankan’ ingin belajar, sebenarnya dia ingin ‘menguji’ ilmunya, ingin mencari ‘pembenaran’ terhadap apa yang dianggapnya sebagai benar. Tapi dia tidak benar-benar ingin belajar.
cesz
March 17, 2008 at 5:42 pm
No Pertamaxx Please ……