Hey!! jangan dipikir cuma Indonesia saja yang harga² semua pada naik! Sepertinya kenaikan harga barang udah mendunia, termasuk di Jerman sekarang ini. Diawali dengan tahun ini (ah taun sebelumnya juga), ditahun 2007…O my God!! *usap aer mata dulu* Aku coba ajak kalian untuk sedikit menengok kesini ya. Awas nih!! ngga bermaksud membandingkan ini negara maju, berkembang apalagi miskin. Sama sekali ngga…anggap aja kita senasib
Apaan lagi neh maksudnya
Tau deh… Disini, banyak sekali perubahan yang terjadi, secara umum sangat dirasakan oleh sayah…selaku ibu rumah tangga, dan selaku konsumen terbesar keknya…hahaha…
Pertama², kenaikan pajak barang dan jasa, dari 16% menjadi 19%. Ngga berarti kenaikan pajaknya 3% loh. Kenaikan harga barang aja tuh udah kerasa sejak tengah tahun 2006. Kok gitu ya? Politik perdagangan… hehehe…Seiring kenaikan pajak, asuransi juga naik. Asuransi disini itungannya penting dan wajib, tiap orang kudu punya.
Tentang pengangguran disini juga banyak banget loh apalagi sejak perusahaan² besar banyak yang tutup
Penerima tunjangan untuk pengangguran tahap kedua yang menolak untuk bekerja (kali keenakan nganggur tapi dapet tunjangan), akan dikenai sanksi keras. Jangka pemberian tunjangan tahap pertama dikurangi 30%, dan tahap kedua 60%, dan dalam waktu 3 bulan setelah batas tahap kedua, maka pemberian tunjangan akan benar-benar dihapus!!
Pemungutan biaya pada TV dan radio, dulu… Sekarang ditambah pemungutan biaya pada komputer dan handphone dengan fasilitas internet, dikenai biaya 5,52 euro (diluar pembayaran kontrak dengan provider). Dipake ato tidaknya fasilitas internetnya, tetep harus bayar
Tentang Kindergeld (tunjangan untuk anak)..duh, yang ini aku berharap banget di Indonesia ada. Batas tunjangan untuk anak berkurang, kalo dulu sampe usia 27 tahun, sekarang cuma sampe 25 tahun. Dan, Elterngeld (tunjangan untuk orang tua) yang orientasi nya pada pendapatan orang tua dengan itungan 67% dari netto terakhir pendapatan, dengan tunjangan maximal 1800 euro per bulan selama satu tahun. Untuk orang tua yang sama² bekerja mungkin bagus ya…tapi untuk aku? yang nganggur? yang ngga berpenghasilan?
Nah, satu yang aku seneng nih. Mesin rokok yang nampang² dipinggir jalan sekarang pembeliannya hanya bisa dilakukan dengan kartu EC (kek kartu ATM gitu yang pemiliknya diatas 16 th keatas), tujuannya ya biar remaja tidak bisa beli. Dan kalo beli di toko rokok pun kudu nunjukin KTP nya…hehehe… ga sembarangan deh
Tau sendiri deh, disini anak² remaja, cewek cowok, pegangannya rokok dan minuman beralkohol (yang ini jg dibatesin usianya).
Na ja,…segitu aja dulu..masih banyak tapi bingung jelasinnya gimana, secara aku sendiri blon pinter nerjemahin bahasa..hahaha… Ah, hidup ini memang mahal..*sambil itung receh sisa belanjaan kemaren* hihihi…
cesz
February 21, 2007 at 4:45 pm
ya gitu dech, mungkin kebanyakan org mikir dosa apa yg telah di perbuat sehingga dapat cobaan kek gini. tapi di indo jeng lebih serem, bayangin kek jogja, udah mulai jalan roda perekonomian akibat gempa, sana sini membangun (duit pinjeman / sumbangan), udah bisa sedikit senyum nikmati ke untungan, eeeeee kenak angin puyuh.
di malang sendiri so far tergolong lebih beruntung (layak disyukuri), tapi ya gitu dech, bukan berhati disini hidup nggak prihatin, ngenes juga benernya, syukur2 masih bisa makan + chating :”>
Giest
February 23, 2007 at 12:47 am
ja ja ja ja.
=))
kerja susah nganggurpun susah (lebih susah malahan)